Masa Depan Energi Indonesia bersama Hidrogen Fuel Cell  

hidrogenEnergi memegang pernanan penting dalam menggerakan perekonomian dan perkembangan suatu bangsa. Saat ini sekitar 80-90 persen kebutuhan energi berasal dari pembakaran fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas alam. Bahan bakal fosil ini tidak terbarukan dan jika dieksploitasi setara terus-menerus akan habis, dan timbul kenaikan harga bahan bakar. Pembakaran bahan bakar fosil juga menghasilkan emisi CO2 dan NOX yang menyebabkan pemanasan global.

Terhitung Rasioelektrifikasi Nasional di Indonesia Juli 2017 sebesar 92,80%. Namun masih ada beberapa daerah yang dibawah standar rasio elektifikasi yakni Papua (48,74%) dan NTT (59,17 %). Hal ini mengindikasi di wilayah tertentu, energi, listrik khususnya, dapat dinikmati secara berlimpah sementara di wilayah lainnya listrik dan bahan bakar minyak merupakan barang langka atau tidak tersedia sama sekali.  Salah satu hal yang menyebabkan adalah pendistribusian energi  yang masih tidak merata bagi  setiap negara dan wilayah di Indonesia.

Mengatasi hal tersebut mulai digagas energi baru dan terbarukan. Dengan potensi energi Indonesia terbarukan yang cukup besar karena letak geografisnya yang memungkinkan untuk selalu mendapat sinar matahari yang melimpah. Indonesia juga terletak di atas jalur gunung berapi (ring of fire) dan merupakan negara maritim yang diapit oleh dua samudera besar: Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Energi terbarukan  (renewable energy) dapat diperoleh dari alam seperti matahari, angin, hujan, pasang surut air laut, dan panas bumi. Teknologi energi yang terbarukan ini meliputi energi berbasis biomassa (bioenergy), geotermal (geothermal energy), tenaga air (hydropower), tenaga samudra (ocean energy), energi matahari (solar energy), dan energi angin (wind energy).

Sources of Energy-revised-01Salah satu gagasan masa depan energi yang mulai muncul  saat ini adalah memanfaatkan hidrogen fuel cell. Hidrogen memiliki prospek yang cerah di dalam pengembangan energi. Yang peranannya dapat menggantikan peranan minyak bumi dan gas tanpa emisi karbon. Hidrogen memiliki stuktur yang sangat sederhana dengan satu proton dengan jumlah yang banyak. Presentase hidrogen dialam semesta mencapai 75% dari barion berdasarkan massa dan lebih dari 90% berdasarkan jumlah atom. Namun unsur ini paling banyak terdapat pada bintang-bintang dan planet-planet gas raksasa. Dan sedikit kandungan nya di bumi dengan sendirinya, tetapi hanya ditemukan dalam bentuk senyawa dengan unsur-unsur lainnya. Hidrogen jika digabungkan dengan oksigen akan menghasilkan air (H2O), sedangkan jika digabungkan dengan karbon akan membentuk senyawa lainnya seperti metana (CH4), batubara, dan minyak bumi. Hidrogen juga ditemukan dalam segala sesuatu yang “tumbuh”, misalnya biomassa.

Seperti listrik, hidrogen berperan sebagai pembawa energi yang dihasilkan zat lain. Hidrogen saat ini belum banyak digunakan, tetapi memiliki potensi sebagai pembawa energi di masa depan. Hidrogen dapat dihasilkan dari berbagai sumber daya (air, bahan bakar fosil, atau biomassa) dan merupakan produk sampingan dari proses kimia lainnya. Hidrogen memiliki kandungan energi tertinggi dibandingkan bahan bakar umum lainnya menurut beratnya (sekitar tiga kali lebih banyak dari bensin), tetapi kandungan energi terendah menurut volume (sekitar empat kali lebih sedikit daripada bensin). Hidrogen juga disebut sebagai pembawa energi bersih karena pembakarannya hanya menghasilkan air sebagai produk sampingnya.

Hidrogen fuel cell menjadi kandidat salah satu  solusi sumber energi untuk masa depan dunia yang sangat menjanjikan. Fuel cell adalah perangkat elektro-kimia yang secara langsung mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Dasar struktur fisik fuel cell terdiri dari lapisan elektrolit diapit oleh anoda dan katoda di sisi lain. Fuel cell memiliki potensi untuk mengganti mesin pembakaran internal di kendaraan dan menyediakan energi pada pengisian bahan bakar kendaraan serta merupakan aplikasi energi portable yang  hemat, bersih, dan relatif fleksibel. Adanya pengembangan teknologi hidrogen feul cell juga dapat mendukung kebijakannya yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah RI tahun 2006. Yang menyatakan 5% dari konsumsi energi nasional harus merupakan sumber energi baru. Dewan riset nasional, pada tahun 2006 juga sudah mencanangkan bahwa pada tahun  2025, sel bahan bakar dengan kapasitas 250 MW harus sudah dikembangkan.

Sebagai salah satu sumber energi terbarukan, fuel cell dianggap sebagai solusi energi yang memiliki potensi menjanjikan. Dengan sifatnya yang secara langsung mampu mengubah energi kimia menjadi energi listrik, fuel cell berpotensi mengganti mesin pembakaran internal pada kendaraan sekaligus menyediakan energi pada pengisian bahan bakar kendaraan tersebut.

Hydrogen_Fuel_Cell_Vehicle_Graphic
sumber : fuelcellsworks.com

Melihat besarnya potensi dan peluang fuel cell dimasa depan di Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menginisiasi dibentuknya Indonesia Association Fuel Cell and Hydrogren Energy (INAFHE) sebagai wadah bagi seluruh elemen yang bergerak di bidang pengembangan fuel cell di Indonesia. Apabila diterapkan di Indonesia banyak sekali aspek menjanjukan seperti lingkungan, SDA, kesehatan, dan sebagainya. Namun juga masih banyak kendala dalam pemanfaatannya seperti biaya produksi yang besar secara masal. Sehingga untuk saat ini pengembangan hidrogen fuel cell baru berbasis pada riset.

Jika kita menengok di luar negeri, pengembangan fuel cell ini telah memasuki tahap komersialisasi, terutama dalam bidang otomotif. Di Indonesia pengembangan teknologi ini masih sebatas penelitian mencari dan menggali efisiensi dan efektifitas. Penelitian juga di kembangkan secara lanjut dengan membentuk konsorsium Fuel Cell Indonesia (FCI) yang mewadahi pengembangan dari fuel cell ini. Dari penelitian ini telah mengembangkan pembangkit listrik dengan kapasitas 500 watt untuk konsumsi listrik rumah tangga.

References

https://www.esdm.go.id/assets/media/content/content-rasio-elektrifikasi-indonesia-status-juni-2017.pdf

http://ebtke.esdm.go.id/post/2014/10/20/693/fuel.cell.energi.masa.depan

http://majalah1000guru.net/2011/04/hidrogen-energi-bersih/

 

One thought on “Masa Depan Energi Indonesia bersama Hidrogen Fuel Cell  ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *