Review Buku Into The Beneath, Misi Penyelamatan Laut dan Rahasia Ilmuwan Gila

Jika kamu sedang mencari buku bertema lingkungan dan thriller, coba baca buku Into The Beneath.

Into The Beneath karya Rifqi Farizi yang diterbitkan oleh Bhuana Sastra dan dinaungi oleh program GWP (Gramedia Writing Project), sejenis program gramedia yang mewadahi dan membantu penulis agar karyanya terbit.

Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa buku ini dibeli selain juga karena tema cerita yang cukup menjanjikan tentang lingkungan dan berikut reviewnya.

⚠️ Warning, this content may contain spoilers!

Into The Beneath

Secara garis besarnya buku ini menceritakan tentang Rio, seorang fresh graduate yang tidak kunjung mendapatkan pekerjaan. Beruntungnya pembimbing tugas akhirnya, Prof Nuca, bersedia menampungnya untuk menjadikannya asisten penelitian.

Rio sangat menghormati profesornya. Karena selain kebaikan hatinya, dedikasinya untuk meneliti dan mencari solusi mengatasi kerusakan lingkungan laut juga sangat luar biasa. Membuat Rio mengidolakan sang profesor.

Sayangnya, nasib buruk terjadi. Profesor mendadak meninggal dan membuat Rio kehilangan pekerjaan satu-satunya. Rio menjadi hilang arah ditambah lagi kini ia menjadi buronan para pembunuh bayaran yang ternyata berusaha mencari hasil profesornya.

Dalam sekejab, Rio terjerat dalam konflik yang bahkan ia sendiri tidak tahu sedang telibat di dalamnya. Beruntungnya, namun bisa jadi tidak, ada orang-orang kiriman dari organisasi pelindung laut (OSSA) yang membantunya.

Dari sinilah perjalanan Rio mencari penelitian rahasia profesornya dimulai, yang pada akhirnya mengantarkannya pada kenyataan yang sulit ia terima.

Ceritanya seru dan menyenangkan untuk diikuti

Setelah selesai membaca, buku ini ternyata melebihi ekspektasi yang saya harapkan.

Pengemasan ceritanya menarik dan kombinasi tema lingkungannya seru untuk diikuti. Ditambah lagi karena temanya thriller dan agak detektif-detektifan membuat saya selesai dalam waktu yang cukup singkat. Hanya 2-3 hari saja—saya pembaca buku yang slow reader, biasanya satu buku perlu dibaca lebih dari seminggu.

See also  [Review Buku] Angsa dan Kelelawar Karya Keigo Higashino, Kebenaran yang Lebih Menyakitkan

Meskipun dalam penyampaian novelnya masih ada beberapa plot yang membuat pertanyaan dan tidak dijawab tuntas dalam cerita. Pada bagian bab-bab awal tone dialog percakapannya juga agak kurang mengalir.

Tapi overall, saya menikmati membaca buku Into The Beneath ini.

Buku yang bagus untuk belajar lingkungan

Selain cerita yang seru, salah bagian yang paling saya suka adalah dari sisi edukasinya. Background penulis adalah seorang lulusan ilmu kelautan, tentu saja sangat paham dan punya ilmu di bidangnya.

Pengetahuan tersebut juga banyak dicurahkan dalam buku ini. Mulai dari penjelasan perusakan dan pencemaran lingkungan laut, bagaimana dampaknya terhadap manusia, hingga mengajari kita tentang proses dibalik penyelaman (diving).

Kebetulan saya dulu pernah riset tulisan tentang penyakit dekompresi atau decompression sickness ketika penyelam dari kedalam tertentu di bawah laut, tiba-tiba berpindah ke daratan. Membangkitkan kenangan lama saya, hehe.

Jadi, begitu review singkat dari buku Into The Beneath. Bagi yang tetarik, jangan ragu untuk membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *