Rasanya Menonton Orkestra : Anime In Symphony

Katanya orkestra, tapi kok gini ya?

Kemarin saya nonton konser orkestra Anime in Symphony dari Rumah Orkestra Jogja.

Ini pertama kalinya saya nonton orkestra ataupun konser-konser yang lain, maklum paling mentok saya cuma ikut nonton acara pengajian XD.

Awalnya saya membayangkan konser ini akan cocok sekali dengan selera saya. Selain suka menonton anime, saya juga lumayan sering mendengarkan musik-musik karya Joe Hisaishi dan Ryuichi Sakamoto, dua komposer Jepang yang karya-karyanya cukup sering mengiri back sound atau ost anime juga.

Bayangan saya, konser orkestra itu identiknya dengan suasana yang tenang, khidmat, dan agak formal. Penonton duduk manis, mendengarkan setiap instrumen dimainkan, lalu bertepuk tangan setelah musik selesai.

Eh, ternyata konsepnya agak berbeda.

Alih-alih konser orkestra yang tenang seperti bayangan saya, Anime in Symphony justru terasa seperti acara meet and greet para pencinta anime. Ya, sebenarnya sesuai namanya juga, sih.

Cukup banyak penonton yang datang dengan cosplay karakter anime favorit mereka. Suasananya pun lebih mirip acara sing along lagu-lagu anime dengan iringan musik orkestra.

Pembawaannya lebih banyak have fun, nyanyi bareng, joget bareng juga.

Tapi bukan berarti saya tidak menikmati acaranya, lho.

Justru saya cukup suka dengan pilihan lagu yang dibawakan. Setlist-nya lumayan banyak dan sebagian besar berisi lagu-lagu anime yang akrab dengan masa kecil saya. Jadi agak nostalgis.

Saya cukup suka sebenarnya, set listnya cukup banyak. banyak lagu dari anime-anime yang saya hafal dan ingat saat saya kecil. Agak nostalgis.

Terutama buat generasi 1990-an hingga 2000-an awal, ketika anime masih rutin tayang di televisi. Ada lagu-lagu dari Doraemon, Kapten Tsubasa, Dragon Ball, Ninja Hattori, Chibi Maruko-chan, Sailor Moon, Naruto, One Piece, hingga musik-musik ikonik dari Studio Ghibli.

See also  Selesai! Ujian Tengah Semester

Hanya saja, pilihan lagu seperti ini memang lebih cocok untuk penonton yang tumbuh bersama anime-anime tersebut. Kalau lebih sering mengikuti anime keluaran terbaru, mungkin ada beberapa lagu yang kurang familier.

Contohnya suami saya. Dia sebenarnya berharap ada original soundtrack dari anime Orb: On the Movements of the Earth, yang belakangan sedang dia sukai. Sayangnya, tidak masuk setlist XD

Meski cukup menikmati acaranya, saya memang agak terganggu dengan sesi nyanyi barengnya. Soalnya, saya lebih ingin menikmati musik orkestranya. Tapi ya, memang konsep acaranya seperti itu, sih.

Terlepas dari itu, pengalaman pertama menonton orkestra ini tetap menyenangkan, apalagi bisa bernostalgia dengan lagu-lagu anime masa kecil.

Lain kali, saya ingin mencoba menonton orkestra yang lebih orkestra banget. Mungkin Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) bisa dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *