Negeri Atas Angin Bojonegoro

Sepertinya ini kali pertama agak jauh keluar rumah buat main. Ini ketiga kalinya ada teman dari luar daerah (Sekar) yang berkunjung ke rumah.

Maklum juga banyak teman luar daerah yang ngga pernah main ke rumah. Transportasi dan medannya masih sama dari tahun ke-tahun. Susah.

Sekitar 2-3 tahun ini, Sekar menjadi cukup ramai. Banyak orang datang untuk berkunjung ke Atas Angin. Menikmati senja, pemandangan perbukitan, atau hanya untuk menilik tempat yang katanya sedang viral di Bojonegoro.

Tapi saya pribadi sebagai penduduk Sekar, bisa dihitung jari untuk ke sana.

Tempatnya sebelas-dua belas dengan ladang milik bapak ibuk.


Pagi ini, tidak ada angin tidak ada kabar tiba-tiba Dian nge-chat. Katanya sedang perjalanan ke Atas Angin.

Ndadakan sekali bukan?

atas angin

Ditanya kenapa? katanya pengen jalan bareng suami ke tempat yang dia ingin.

Sesama anak perempuan yang jarang main dan bisanya khawatirin sama orang tua. Sepertinya punya suami jadi senang, karena orang tua ngga akan khawatir lagi.

Jadi pengen kan punya suami yang bisa ngajakin dan ngater ketempat yang kita ingin kunjungi. Hmm…


Ini juga jadi pertama kalinya jalan-jalan ke tempat wisata sama adek. Biasanya paling mentok nganterin ke Rumah Sakit.

atas angin

Sebagai dua intovert, adek dan saya, dan tidak suka berfoto bersama. Ini suatu keberuntungan. Akhirnya punya foto berdua :3

Btw, buat naik ke tempat foto ini mayan terjal, ditambah saya jarang olahraga. Alhasil sampe atas sudah kerenggosan dan keringetan.

Kalau ke sini jangan lupa bawa air dari bawah, biar pas di tengah jalan mendaki atau sampe puncak gampang mengobati rasa haus.

Catatan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *