Panduan lengkap membuat PKM GFK hingga lolos PIMNAS

PKM Gagasan Futuristik atau PKM GFK adalah salah satu bidang Program Kreativitas Mahasiswa yang dilaksanakan oleh Kemenristek Dikti, kalau sekarang Kemendikbud.

PKM GFK ini juga terbilang baru, launching pertamanya di tahun 2019. Dan ini merupakan kali pertama dan terakhir saya ikut berpartisipasi dalam kegiatan PKM GFK ini.

Saya akan cerita sedikit tahapan bagaimana membuat PKM GFK dari awal hingga lolos ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa).

Berikut hal-hal yang dapat membantumu dalam membuat atau mengerjakan sebuah PKM GFK yang bagus.

Baca seluruh panduan pembuatan PKM nya

Hal pertama untuk membuat suatu PKM-GFK adalah membaca seluruh ketentuan atau peraturan yang diberikan oleh penyelengara.

Mulai dari ketentuan ide yang diharapkan, tema, prosedur penyusunan proposal, komponen penilaian propsal, ketentuan video dan lain sebagainya. Kamu bisa download panduannya di sini ya.

Pastinya sudah pada tahu sih, sebelum membuat sesuatu, entah PKM atau karya apa pun itu kudu diperhatikan prosedur dan panduannya. Cuma ya terkadang banyak yang miss dan ngga dibaca sampe selesai.

Alhasil di tengah pengerjaan malah keluar dari konteks penilaiannya atau bingung sendiri sama sistematikanya. Padahal sudah dijelaskan di panduan.

Oh iya, kalau mau lebih mateng lagi. Bisa juga mempertimbangkan petunjuk penilaian di PIMNAS, kalau di buku panduan tidak ada bisa cara ketentuan PIMNAS tahun sebelumnya.

Penentuan Ide (Ideation)

Langkah pertama yang kamu harus lakukan setelah membaca buku panduan adalah melakukan ideation atau nyari ide yang akan dibuat menjadi PKM GFK.

Dari penyelengara akan memberikan topik-topik tertentu yang dapat kamu pilih. Secara umum topiknya meliputi:

  • 17 tujuan pembangunan berkelanjutan
  • Korupsi
  • Narkoba
  • Bencana alam
  • Bahasa daerah
  • Konservasi satwa liar

Kamu bebas memilih mana saja topik yang akan kamu gunakan.

Saran pilihlah topik yang sedang hangat atau urgent saat ini, hal ini akan membuat pilihan mu ini menjadi tepat sasaran dan terkini. Minusnya, biasanya kebanyakan tim yang lain akan memilih ini.

Kemudian didukung dengan keilmuan, kegiatan, ataupun pengalaman yang sejalan dengan ide yang kamu akan kamu ajukan.


Contohnya untuk tim saya, DISASVR.

Tahun 2018, saat pembuatan PKM ini merupakan tahun dengan kondisi gempa bumi dan bencana alam yang sangat parah. Di tambah kami berlatar belakang jurusan Fisika dan sedang mengelola media yang bertujuan untuk edukasi sains.

Akhinya kami memutuskan untuk membuat suatu alat untuk edukasi bencana.

Intinya kenapa kalau bisa harus linier atau sejalan dengan yang kamu kuasai adalah agar ide yang kamu buat memiliki kredibilitas yang baik. Namun, jika tidak yang penting cari ide dulu saja XD

Selain itu, perbanyak riset topik dan sumber pustaka yang akan kamu gunakan. Ya walaupun namanya gagasan futuristik, tetapi tetap harus realistis (secara kajian ilmiahnya mendukung).

Pembuatan Video

Setelah dapet ide, kemudian membuat video.

Buatlah konsep video, coba cari inspirasi dari video-video yang telah ada. Kemudian buatlah story board sebagai acuan pembuatan video.

Ini contoh tim saya.

PKM GFK undip
Storyboard

Usahakan semua kegiatan didokumentasi ya. Biasanya butuh saat pembuatan laporan atau artikel ilmiah.

Kemudian mulai shooting dan pembuatan video. Gunakan perangkat yang cukup baik, agar hasilnya memiliki kualitas gambar yang baik.

Contohnya proses shooting.

PKM GFK UNDIP
Proses shooting

Dalam proses ini dilakukan perekaman audio sesuai naskah pada masing-masing peran serta pengumpulan footage video dan audio yang nantinya digunakan sebagai pelengkap dalam narasi video.

Hasil footage video kami diedit menggunakan software Adobe Premiere Pro dan
Adobe After Effect.

Softwarenya bebas, ngga harus pakai Adobe Premiere atau Adobe After Effect, bisa pakai apa saja.


Setelah video selesai, kamu bisa meminta masukan dari teman ataupun dosen pembimbingmu, tujuannya agar kamu mendapatkan berbagai saran dan sudut pandang biar videomu makin bagus.

Video akhir dari kelompok saya bentuknya seperti ini:

Video ini lolos PIMNAS tahun 2019.

Pembuatan Proposal

Saya paling suka bikin proposalnya belakangan aja buat PKM GFK ini, karena proposalnya ga ribet seperti PKM yang lain.

Sistematika penulisannya ringkas seperti ini:

Berikut contoh penulisan PKM GFK milik kelompok saya.

Penilaian seleksi proposal

Menurut buku pedoman PKM, komponen yang akan masuk kedalam aspek penilaian antara lain.

diambil dari buku panduan PKM 2020

Namun, akan lebih baik kamu juga bisa mempertimbangkan aspek penilaian untuk laporan akhir dan PIMNAS.

  • Penilaian laporan akhir
pkm-gfk
  • Penilaian PIMNAS
pkm-gfk

Nah, jika kamu sudah tahu komponen apa saja yang akan dipertimbangakan dalam laporan akhir ataupun PIMNAS kamu dapat membuat video dengan lebih jelas, baik dari segi alur video, ide, dan pembuatan laporannya nanti.

Pastinya akan jauh lebih mudah dan terstuktur.

Kriterial proposal bisa lolos PIMNAS

Sejujurnya untuk poin ini saya juga masih kurang paham, karena dari dikti juga tidak transparan dalam memberikan nilai untuk masing-masing proposal atau tim.

Setidaknya gunakan buku pedoman untuk membimbingmu membuat PKM-GFK yang bagus.

Sekian, terima kasih.
Jika ada yang kurang jelas, silahkan hubungi saya melalui media sosial atau tinggalkan komen dibawah ya.


Contoh dan langkah penulisan laporan akhir atau artikel ilmiah PKM GFK dapat dilihat pada artikel berikut ini.

2 Replies to “Panduan lengkap membuat PKM GFK hingga lolos PIMNAS”

  1. Ka sharing Ka๐Ÿ™๐Ÿป Kalo udah lolos Pendanaan tahapan apalagi ya ka๐Ÿ™๐Ÿป untuk menuju PIMNAS apa yang hrus dipersiapkan para PKM GFK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *