Kupas Tuntas Program Pengayaan Bahasa (PB) Beasiswa LPDP

program pengayaan bahasa

Program Pengayaan Bahasa atau PB adalah program yang diselengarakan oleh LPDP untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris atau bahasa asing bagi penerima beasiswa LPDP Afirmasi.

Program ini diadakan dalam rangka untuk membantu para awardee LPDP untuk melengkapi syarat pendaftaran di universitas tujuan. Namun, karena hanya untuk penerima beasiswa jalur LPDP Afirmasi. Jadi ngga semua awardee mendapatkan program ini.

Oh iya, karena sepertinya untuk informasi program pengayaan bahasa ini sepertinya cukup terbatas, dan saya pun cukup sulit untuk mendapatkan informasi ini.

Jadi baiklah saya coba bahas secara tuntas apa itu Program Pengayaan Bahasa. Based on pengalaman selama saya mengikuti program ini ya.


Syarat penerima program pengayaan bahasa

Kalau dijelaskan, secara umum penerima Program Pengayaan Bahasa (PB) bagi awardee LPDP adalah sebagai berikut:

  • Penerima beasiswa LPDP jalur afirmasi.
    Jalur afirmasi sendiri ada 7 jenis, mulai dari jalur alumni bidikmisi, afirmasi daerah, afirmasi prasejahtera, alumni santri, prestasi olahraga, penyandang disabilitas, dan beasiswa indonesia timur.
    .
  • Nilai TOEFL belum mementuhi nilai standar untuk mendapatkan LOA.
    Setiap kampus biasanya menyaratkan nilai minimum untuk melakukan pendaftaran.

    Misalnya, kampus tempat saya ingin mendaftar menyaratkan nilai minimal skor TOEFL ITP 500, dan saat saya mendaftar nilai LPDP, nilainya masih < 500.
    .
  • Belum mendapatkan LOA
    Hehe, jelas sih. Karena nilai TOEFLnya masih kurang, ya belum dapat LOA. Program ini untuk meningkatkan nilai TOEFL sebagai prasyarat masuk universitas.

Pendaftaran program pengayaan bahasa

Jika kamu lolos beasiswa LPDP jalur afirmasi, secara langsung beberapa minggu setelah pengumuman akan ada email masuk yang menanyakan kebersediaan mengikuti program pengayaan bahasa ini.

Emailnya kurang lebih seperti ini:

form kerbersediaan

Kemudian isi form kebersediaan, biasanya ada pertanyaan terkait skor TOEFL dan lain-lainnya.

Jenis Program dan Lama Program Pengayaan Bahasa

Jenis program yang diberikan oleh LPDP dalam kegiatan pengayaan bahasa, disesuaikan dengan keperluan sertifikat bahasa yang dibutuhkan. Umumnya, IELTS atau TOEFL iBT untuk tujuan luar negeri dan TOEFL ITP untuk tujuan dalam negeri.

Program pengayaan bahasa dari LPDP sendiri nantinya dibagi menjadi dua kelompok, bukan kelompok sih, lebih ke lama waktu program.

  • Pengayaan bahasa 6 bulan
    Diberikan kepada awardee yang memiliki nilai TOEFL dalam rentang 400-449
    .
  • Pengayaan bahasa 3 bulan
    Diberikan kepada awardee yang memiliki nilai TOEFL dalam rentang 450-499

Tempat penyelengaraan program

Program pengayaan bahasa dilaksanakan di kampus-kampus yang bekerja sama dengan LPDP untuk menyelengarakan program PB.

Saya kurang tahu jumlah pastinya ada berapa kampus, namun yang saya tahu program PB dilaksanaakan di kampus-kampus berikut:

  • ITB
  • ITS
  • UNDIP
  • UGM
  • UNY
  • UNS
  • UIN Sunan Kalijaga
  • UIN Jakarta
  • UI
  • UM

Maaf ya semisal ada yang kurang. Lalu pertanyaan yang muncul adalah, apakah kita bisa memilih sendiri tempat untuk melakukan PB?

Penempatan PB dilakukan langsung oleh LPDP.

Dan sayang sekali untuk pemindahan lokasi PB bisa dipastikan sangat sulit. Kecuali kamu punya alasan yang benar-benar mendesak. Semisal perlu pengobatan di rumah sakit yang spesifik atau berkenaan dengan pekerjaan yang sangat mendesak.

Untuk alasan misal “agar sesuai kampus tujuan” atau “karena dekat dengan tempat tinggal”. Biasanya tidak diperbolehkan untuk berpindah lokasi PB.

Oh ya, setiap kampus memiliki jenis program yang berbeda-beda.

Pada penyelengaraan PB Batch 2 LPDP (2019) ini. Tempat saya melaksanakan PB (UNDIP) khusus untuk program TOEFL 3 bulan, UGM khusus program IELTS 3 bulan, dan UNS program TOEFL 6 bulan.

Fasilitas yang Diberikan Selama Program Pengayaan Bahasa

Paling seru nih kalau ngomongin fasilitas. Tetapi dalam urusan fasilitas memang LPDP tidak perlu dipertanyakan lagi sih, sangat totalitas memberikan dan mencukupi kebutuhan awardeenya.

Fasilitas yang akan kamu dapatkan selama mengikuti program pengayaan bahasa antara lain:

  • Living Allowance
    Tapi saya lebih suka menyebutnya uang bulanan untuk living cost. Uang ini bisa kamu gunakan untuk membayar kosan, uang makan, dan keperluan bulanan lainnya.

    Berapa nominalnya? untuk program tahun ini LA yang berikan sebesar 3.600.000. Alhamdulillah cukup lah untuk hidup, tapi saran saya jangan terlalu berlebihan menggunakannya. Kalau misal lebih, mending ditabung.

    Living cost diberikan setiap sebulan sekali di minggu pertama awal bulan, kecuali pas bulan pertama PB. Living cost diberikan di minggu ke dua atau ke tiga. Biasa masalah administrasi. Jadi, lebih baik kamu mempersiapkan biaya di bulan pertama sendiri.
  • Biaya kursus dan modul
    Les TOEFL dan IELTS gratis, tidak perlu bayar sendiri. Dari pihak LPDP sudah membayar biaya kursus bahasa dengan masing-masing universitas yang saya sebut di atas.
  • Biaya tes bahasa
    Semua biaya tes sertifikasi bahasa inggris, entah itu tes IELTS atau pun TOEFL semuanya akan ditanggung oleh LPDP.
    .
  • Biaya kedatangan dan kepulangan
    Tiket kedatangan dan kepulangan awardee semuanya sudah ditanggung oleh LPDP.

    Biasanya seminggu atau beberapa hari sebelum kedatangan (pelaksanaan PB), pihak LPDP akan membuka form isian pemesanan tiket pesawat ataupun kereta yang akan dibelikan secara langsung.

    Jika tidak sempat mengisi, biasanya sering trobel XD. Bisa juga diganti dengan sistem re embers oleh LPDP. Pokoknya mah akhirnya gratis gitu aja.
    .
  • Biaya kegiatan outhing
    a.k.a biaya jalan-jalan. Namun, masih belum jelas juga sih, ini memang diberikan atau tidak. Di kelas PB saya juga belum sempat mengadakan kegiatan outhing dikarenakan wabah Corona yang membuat semua pembelajaran PB digantikan oline.

Hal-hal di atas adalah hal umum dari pengayaan bahasa, sekarang masuk pertanyaan yang biasanya ditanyakan terkait program ini.

Bolehkah saya tidak mengikuti program pengayaan bahasa?

Boleh.

Di awal pendafran program nanti ada semacam email yang berisi form kebersediaan mengikuti kegiatan pengayaan bahasa.

Biasanya orang yang tidak mengikuti kegiatan ini adalah awardee yang sudah mendapatkan LOA,sudah mendapatkan nilai sertifikat bahasa di atas nilai 500 (TOEFL) atau 7 (IELTS), atau mengundurkan diri atas alasan yang lainnya.

Tetapi menurut saya, lebih baik kamu mempertimbangkan untuk mengikuti kegiatan ini. Karena, pastinya kamu mendapatkan lebih banyak benefitnya.

Bolehkah saya mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa saat masih menjalani program pengayaan bahasa?

Tentu saja.

Dari LPDP juga memberikan izin untuk mengikuti pendaftaran kampus.

Kebanyakan teman saya juga melakukan hal ini, karena di batch 2 PB tahun 2019 bertepatan dengan jadwal pendaftaran mahasiswa untuk semester ganjil.

Semester ganjil istilahnya juga masa kamus banyak membuka pendaftaran untuk S2.

Kenapa hanya untuk beasiswa Afirmasi?

Kalau kamu memperhatikan syarat pendaftaran beasiswa LPDP, khusus untuk program LPDP Afirmasi prasarat nilai TOEFL yang diberikan oleh LPDP, jauh dibawah syarat untuk jalur LPDP reguler.

Nilai TOEFL Reguler minimal 500, sedangkan Afirmasi minimal 400. Padahal kenyataannya, mayoritas kampus di dalam negeri mensyaratkan minimal nilai TOEFL >475.


Sekian. Jika ada yang ingin ditanyakan terkait program Pengayaan Bahasa dari LPDP silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar atau hubungi saya melalui media sosial di link berikut.

24 Replies to “Kupas Tuntas Program Pengayaan Bahasa (PB) Beasiswa LPDP”

  1. Kakak berarti kalau PB di tengah pandemi ini bisa online ya tidak perlu datang ke tempat tujuan. Dan juga boleh meminta tempat yang diinginkan kalo ada alasan yg sangat urgent misalkan pengobatan harus di tempat itu. Terimakasih

    1. Iya, selama pandemi Pengayaan Bahasa dilakukan secara online. Terkait pemindahan tempat, biasanya ada pengajuan ke LPDP karena di awal sudah ditentukan tempat atau lokasi PB nya. Iya biasanya bakal lebih dipertimbangkan kalau alasannya begitu.

    1. Hi Rizal, biasanya undangan mengikuti PB disampaikan 1-2 bulan setelah pengumuman penerimaan (tahun 2019). Kemudian untuk pelaksanaannya sebulan setelah undangan PB dikirim.

  2. mba berarti waktu mba ikut PB, mba ga ke solo? jadi kalau kita ga pergi ke tempat pelaksanaan PB, apakah living cost dan travel cost tetap dikasih?

    1. Buat tempat penempatannya nanti sudah di tentukan oleh LPDP mba. Jadi nanti ada undangan yang menjelaskan lama pelaksanaan dan tempatnya.

      Yaps, living cost dan travel sudah di cover semua sama LPDP selama pelaksanaan PB 🙂

          1. Hehe iya mbak, kalau PB dilaksanakan online, kira kira bisa disambi kerja tidak ya mbak?.. ada teman atau pengalaman mbak mungkin, PB sambil kerja?

          2. Kalau dari pengalaman aku PB, sepertinya ngga bisa kalau disambi kerja full time. Karena memang pelaksanaan PB semacam kuliah gitu jadwalnya dari pagi sampe sore hari.

            Tapi mungkin kalau misal kerja partime atau model remote gitu masih bisa sih sepertinya.

    1. Kurang tahu aku sebenarnya, apakah masih diperbolehkan atau tidak. Namun waktu aku PB (tahun 2020 afirmasi DN), ada satu teman yang TEOFLnya 500 dan masih ikut PB, karena belum memenuhi prasarat dari univ yang dituju.

      Jika tujuannya luar negeri, biasanya bisa jika belum ada sertifikat Ielts atau toefl ibt

    1. Hi Yanu, iya masih bisa. Soalnya PB itu juga bagian dari kegiatan LPDP, jadi tetep bisa ikut. Di tahun 2020 jadwa PB dan PK ada yang bersamaan, dan tetap di izinkan oleh LPDP.

  3. Hllo kak saya ingin bertanya apakah PB online biaya bulanan yg di kasi LPDP tetap di berikan ke awardeenya. Atau biaya bulanan hanya berlaku jika PBnya offline. Thanks

  4. Halo kak, izin tanya, adakah kasus semisal TOEFL belum sampai 500 tapi sudah masuk minimal syarat kampus tetap diterima PB?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *